KUDUS (18 Juni 2026) – Upaya pemeliharaan kesehatan remaja di lingkungan sekolah terus digalakkan melalui kolaborasi nyata antar-instansi. Tepat pada hari Kamis, 18 Juni 2026, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Jepang bekerja sama dengan SMP 1 Mejobo menggelar aksi nyata berupa Pemeriksaan Rutin "Cek HB" (Hemoglobin) bagi para siswi. Langkah preventif ini terintegrasi sebagai program berkala sekolah guna memantau kondisi kesehatan remaja sekaligus mendeteksi serta mencegah risiko anemia sejak dini.

​Kegiatan pemeriksaan medis ini dilaksanakan secara tertib pada pagi hari, tepatnya dimulai pukul 09.28 WIB. Pemeriksaan dipusatkan langsung di salah satu ruang kelas sekolah yang beralamat di Jl. Budi Utomo, Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59381. Ruangan tersebut dialihfungsikan sementara menjadi posko pemeriksaan klinis mini yang higienis, di mana para tenaga kesehatan sigap melakukan pengambilan sampel darah mikro secara steril guna mengetahui kadar hemoglobin dalam tubuh para siswi secara akurat.

​Melalui rilis edukasi bersama, pihak panitia menjelaskan bahwa pemeriksaan ini membawa dampak jangka panjang yang sangat krusial bagi tumbuh kembang peserta didik perempuan. Setidaknya terdapat tiga manfaat utama dari gerakan Cek HB berkala ini, yaitu mendeteksi gejala anemia lebih awal, menjaga stabilitas kesehatan fisik dan konsentrasi makro, serta secara langsung berkontribusi dalam meningkatkan semangat belajar siswi di kelas. Dengan tubuh yang bugar dan kadar sel darah merah yang ideal, fokus serapan materi pembelajaran dipastikan akan jauh lebih optimal.

​Sejalan dengan visi sekolah yang "Kreatif Berkarakter", program ini juga diselingi dengan kampanye aktif "Ayo Peduli Kesehatan!" kepada seluruh civitas akademika. Pihak Puskesmas Jepang dan guru pendamping mengimbau para siswi agar memandang cek kesehatan rutin sebagai langkah kecil yang bernilai investasi besar demi menyongsong masa depan yang lebih sehat dan produktif. Komitmen pelayanan prima ini mencerminkan keterbukaan Spensame dalam membangun ekosistem edukasi yang seimbang antara capaian akademik dan pemenuhan standar kesehatan fisik.

​Pihak manajemen SMP 1 Mejobo memberikan apresiasi penuh atas hadirnya program jemput bola dari tim medis Puskesmas Desa Jepang ini. Sinergi yang harmonis ini diharapkan dapat terus berlanjut pada periode-periode berikutnya demi mengawal generasi muda Kudus yang tangguh. Bagi orang tua murid yang ingin memantau rincian kegiatan atau informasi program edukasi lainnya, infografis dan dokumentasi lengkap telah disediakan oleh humas melalui website resmi sekolah di www.smp1mejobokudus.sch.id serta akun sosial media @SMP1Mejobo.official. Spensame, jaya!