Bawa Tumbler dan Syuting Sampai Malam: Sabtu Seru di SMP 1 Mejobo

KUDUS (9 Mei 2026) – Suasana pagi di SMP 1 Mejobo (Spensame) Sabtu ini terasa begitu spesial dan penuh energi. Mengawali hari dengan apel pagi yang sejuk, seluruh guru dan staf berkumpul untuk menyatukan semangat sebelum memulai sederet agenda besar. Kepemimpinan Bapak Rodhi, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah, bersama Wakil Kepala Sekolah Bapak Junaedi, S.Pd., memberikan arahan yang tidak hanya soal tugas, tapi juga soal kepedulian pada lingkungan dan masa depan siswa.

Satu pesan penting yang kembali ditekankan adalah komitmen sekolah untuk terus "perang" melawan sampah plastik. Bapak Rodhi mengingatkan agar seluruh warga sekolah tetap konsisten membawa tumbler atau botol minum sendiri setiap hari. Kebiasaan sederhana ini dianggap sebagai langkah nyata Spensame untuk menjaga bumi agar tetap hijau dan bebas dari tumpukan botol plastik sekali pakai. Bukan cuma soal aturan, membawa tumbler kini sudah menjadi gaya hidup keren yang mencerminkan karakter peduli lingkungan di sekolah ini.

Selain soal lingkungan, apel pagi ini juga menjadi ajang persiapan untuk proyek besar siswa kelas 9. Hari ini, suasana sekolah akan disulap menjadi seperti lokasi syuting film profesional. Agenda utamanya adalah pengambilan video cinematic untuk kenang-kenangan angkatan kelas 9 yang sebentar lagi akan lulus. Bapak Junaedi berpesan agar semua pihak bisa saling mendukung dan menjaga ketertiban, karena kegiatan ini sangat penting untuk mengabadikan momen indah masa SMP yang tidak akan terulang lagi.

Proses syuting ini kabarnya bakal berlangsung seru dan memakan waktu yang cukup lama, bahkan direncanakan berlanjut hingga malam hari. Para siswa kelas 9 tampak antusias menyiapkan gaya dan penampilan terbaik mereka di depan kamera. Meskipun bakal melelahkan, semangat para guru dalam mendampingi anak didik terlihat sangat luar biasa. Sekolah ingin memastikan bahwa video perpisahan ini nantinya memiliki kualitas yang jempolan dan bisa menjadi kado terindah bagi para lulusan.

Bapak Rodhi juga mengingatkan agar tim kreatif dan para siswa tetap menjaga kesehatan selama proses pengambilan gambar. Mengingat kegiatan syuting ini bisa sampai larut malam, koordinasi soal konsumsi dan keamanan area sekolah menjadi prioritas. Beliau berharap kerja keras hari ini membuahkan hasil karya visual yang emosional dan membanggakan, yang nantinya bisa diputar kembali sebagai memori manis perjalanan mereka selama tiga tahun di Spensame.

Kombinasi antara membawa tumbler dan kegiatan syuting video ini menunjukkan betapa dinamisnya kehidupan di SMP 1 Mejobo. Di satu sisi, siswa diajarkan untuk hidup sederhana dan cinta alam, namun di sisi lain mereka diberi ruang seluas-luasnya untuk berekspresi dan melek teknologi. Inilah cara Spensame mendidik siswa-siswinya; tetap membumi namun tetap punya kreativitas yang setinggi langit.

Menutup apel pagi, suasana hangat penuh kekeluargaan terasa saat barisan dibubarkan. Para guru langsung bergerak cepat menuju lokasi syuting untuk membantu persiapan teknis. Hari Sabtu, 9 Mei 2026 ini, bukan sekadar hari libur biasa, melainkan hari penuh karya di mana sejarah perjalanan kelas 9 mulai direkam dalam bingkai kamera yang penuh makna. Semangat berkarya, Spensame!